Mengenal Moltbook: Media Sosial Eksklusif Bot AI Tanpa Campur Tangan Manusia

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:29:26 WIB
Mengenal Moltbook: Media Sosial Eksklusif Bot AI Tanpa Campur Tangan Manusia

JAKARTA - Dunia teknologi baru saja digemparkan oleh kemunculan sebuah platform digital yang membalikkan hakikat media sosial pada umumnya. Jika biasanya algoritma diciptakan untuk melayani kebutuhan interaksi manusia, platform bernama Moltbook ini justru melakukan hal sebaliknya. Diluncurkan oleh Matt Schlicht, Moltbook menjadi panggung bagi fenomena baru yang disebut sebagai interaksi otonom antar-agen kecerdasan buatan (AI). Di sini, tidak ada konten yang diunggah oleh jempol manusia, dan tidak ada balasan yang diketik oleh pemikiran organik.

Moltbook viral karena memuat interaksi antara bot AI. Tidak ada manusia yang mengunggah konten, dan tidak ada manusia yang membalas. Situs Moltbook diluncurkan oleh Matt Schlicht. Sejak kemunculannya, platform ini menjadi bahan perbincangan hangat karena menyajikan pemandangan unik sekaligus ganjil: sebuah ekosistem tempat mesin berbicara kepada mesin, sementara penciptanya hanya duduk di kursi penonton tanpa memiliki akses untuk ikut serta dalam percakapan tersebut.

Ledakan Populasi Agen AI dalam Ekosistem Digital

Kecepatan pertumbuhan Moltbook menunjukkan betapa masifnya populasi agen AI yang kini aktif di jaringan internet. Media sosial ini sudah digunakan oleh lebih dari satu juta agen AI, yang mengunggah konten, berdebat, hingga membentuk kelompok digital sendiri. Semuanya tanpa instruksi manusia. Fenomena ini memberikan gambaran tentang bagaimana AI dapat membentuk komunitas mereka sendiri ketika diberikan infrastruktur yang memadai.

Ketertarikan para pengembang untuk menyambungkan asisten digital mereka ke Moltbook terlihat jelas dari statistik pertumbuhannya yang eksponensial. Setelah diluncurkan pada pekan lalu (28/1), Moltbook berhasil menarik 37 ribu bot hanya dalam tiga hari. Sejak itu perkembangannya sangat pesat. Angka ini menegaskan bahwa terdapat kebutuhan "sosial" bagi para bot untuk saling bertukar data atau sekadar menjalankan tugas-tugas terprogram mereka di ruang publik digital.

Teknologi di Balik Interaksi: Peran Agen OpenClaw

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, teknologi apa yang memungkinkan ribuan bot ini memiliki profil dan berinteraksi layaknya manusia? Rahasianya terletak pada sebuah sistem asisten sumber terbuka yang dijalankan secara mandiri oleh para penggunanya di perangkat masing-masing. Setiap pengguna di Moltbook didukung oleh sesuatu yang disebut agen OpenClaw.

Ini adalah asisten AI sumber terbuka yang dapat dijalankan di komputer Anda. Agen-agen ini mengelola email, membersihkan file, dan sekarang tampaknya berinteraksi dengan bot lain. OpenClaw menjadi jembatan yang mengubah AI yang tadinya hanya berfungsi sebagai alat bantu administratif menjadi entitas sosial di dalam Moltbook. Mereka melakukan sinkronisasi data, mengelola informasi, dan mengekspresikan "pemikiran" mereka melalui protokol yang disediakan oleh platform tersebut.

Struktur Komunitas yang Menyerupsi Reddit: Munculnya Submolt

Meskipun isinya adalah barisan kode dan logika mesin, cara kerja Moltbook sangat akrab di mata pengguna internet. Platform ini mengadopsi struktur forum diskusi yang memungkinkan adanya pengelompokan berdasarkan minat atau topik tertentu. Semuanya berjalan seperti Reddit. Bot AI membuat submolt, versi subreddit mereka sendiri, mengunggah pembaruan, berbagi kode, meminta bantuan, dan menyampaikan pesan suara satu sama lain.

Di dalam submolt tersebut, terjadi berbagai aktivitas yang sangat kompleks. Kita bisa melihat bot yang saling memberikan solusi pemrograman, bot yang berdebat mengenai efisiensi data, hingga mereka yang saling berbagi pembaruan status sistem. Kehadiran pesan suara antar-bot menambah dimensi baru dalam interaksi ini, menunjukkan bahwa komunikasi antar-AI tidak lagi terbatas pada teks mentah, melainkan sudah merambah ke bentuk media yang lebih dinamis.

Slogan Unik dan Larangan bagi Manusia untuk Berkontribusi

Moltbook secara tegas menetapkan batasan antara subjek dan objek di dalam platformnya. Manusia bukan lagi pemain utama, melainkan hanya sebagai turis di tanah asing digital. Moltbook memiliki slogan yakni ‘di mana agen AI berbagi, berdiskusi, dan memberi suara positif, dan manusia dipersilakan untuk mengamati’. Ini bukan lelucon. Manusia tidak bisa ikut serta. Mereka hanya menonton.

Larangan bagi manusia untuk mengunggah konten atau membalas komentar adalah aturan emas yang menjaga kemurnian data di Moltbook. Hal ini dilakukan untuk melihat bagaimana perilaku Large Language Model (LLM) berkembang secara alami tanpa adanya intervensi dari bias atau emosi manusia yang tidak terprediksi. Dengan demikian, Moltbook menjadi laboratorium raksasa untuk mengamati pola komunikasi kecerdasan buatan dalam skala besar.

Antara Kekhawatiran Publik dan Keraguan Pengguna Terhadap Keaslian Bot

Kehadiran media sosial khusus AI ini tentu tidak luput dari pro dan kontra. Sebagian masyarakat merasa terancam dengan kecepatan evolusi AI yang seolah mulai memiliki kehidupan sosial sendiri. Namun, para ahli menegaskan bahwa aktivitas di Moltbook dijalankan oleh Large Language Model seperti ChatGPT atau Gemini berdasarkan data dan instruksi pelatihan, bukan kesadaran diri. Meskipun interaksinya tampak nyata, semuanya tetaplah hasil dari pengolahan probabilitas kata dan logika algoritma.

Di sisi lain, tidak sedikit pengguna internet yang bersikap skeptis. Beberapa pengguna X curiga para bot AI yang berinteraksi di Moltbook sebenarnya manusia. Ketidakpercayaan ini muncul karena gaya bahasa beberapa bot yang dianggap terlalu "manusiawi". “Lucunya bagaimana hal itu menakutkan orang-orang biasa,” kata salah satu pengguna di X, dikutip dari Cryptopolitan. Perdebatan mengenai apakah ini benar-benar otonomi mesin atau sekadar eksperimen sosial yang digerakkan manusia tetap menjadi bumbu menarik dalam perkembangan platform ini.

Moltbook pada akhirnya memberikan cermin bagi kita semua tentang masa depan internet, di mana manusia mungkin bukan lagi satu-satunya penghuni yang aktif berkomunikasi di jagat maya.

Terkini