HARGA SEMBAKO

Satgas Saber Polri Pastikan Stok Pangan Jayapura Aman Jelang Ramadan

Satgas Saber Polri Pastikan Stok Pangan Jayapura Aman Jelang Ramadan
Satgas Saber Polri Pastikan Stok Pangan Jayapura Aman Jelang Ramadan

JAKARTA - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum terfokus sepenuhnya pada stabilitas pasar di ujung timur Indonesia. Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Bareskrim Polri mengambil langkah proaktif dengan melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan mendalam terhadap distribusi bahan pokok di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat.

Aksi turun lapangan ini merupakan bentuk respons cepat negara untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman spekulasi harga maupun kelangkaan barang. Selama kurang lebih dua jam, tim terpadu menyisir berbagai titik distribusi guna memastikan bahwa rantai pasokan pangan tidak mengalami sumbatan yang dapat memicu inflasi di tingkat daerah.

Kolaborasi Lintas Instansi di Pusat Ekonomi Jayapura

Pengecekan yang dimulai pukul 13.30 WIT hingga 15.20 WIT ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, tetapi juga merangkul otoritas perdagangan dan badan pangan nasional. Kehadiran tim gabungan ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat dalam menjaga ketahanan pangan di Papua.

Pejabat yang hadir di antaranya Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri Kombes Pol. Dr. Dede Anung Kurniawan, S.I.K., M.Si., serta Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua AKBP I Komang Yuwandi Sastra, S.H., S.I.K., M.Si. Turut mendampingi pula Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Papua drh. Sri Utami, M.Si., perwakilan Disperindag Eko Irianto Laksono, S.E., serta delegasi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini di pusat-pusat distribusi ritel bertujuan untuk melakukan sinkronisasi data antara ketersediaan barang di gudang dengan harga yang tertera di label rak pasar modern.

Pemantauan Ritel Modern di Kawasan Entrop dan Tasangka

Titik awal pengawasan difokuskan pada salah satu ritel modern terbesar di kawasan Entrop. Di lokasi ini, tim melakukan pengecekan mendetail pada komoditas strategis. Hasil temuan di lapangan menunjukkan kondisi yang cukup menggembirakan bagi konsumen. Harga komoditas utama, mulai dari beras subsidi (SPHP) hingga non-subsidi, minyak goreng, dan daging ayam, terpantau masih berada dalam kisaran stabil dengan jumlah stok yang melimpah.

Tim kemudian melanjutkan pemantauan ke kawasan Tasangka. Di ritel modern wilayah tersebut, hasil pengecekan menunjukkan konsistensi yang sama. Harga bahan pokok relatif terkendali tanpa adanya lonjakan drastis yang mampu mengganggu daya beli masyarakat Jayapura. Stabilitas ini dianggap krusial sebagai fondasi dalam menjaga ketenangan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Evaluasi Rantai Distribusi dan Fokus Komoditas Strategis

Dalam sesi doorstop bersama media setempat setelah kegiatan, perwakilan Bareskrim Polri menegaskan bahwa pengawasan ini adalah mandat untuk memastikan kesiapan total pasokan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Fokus utama pengawasan tetap pada barang-barang yang memiliki sensitivitas harga tinggi, seperti minyak goreng dan beras.

Meski secara umum terkendali, petugas tidak memungkiri adanya fluktuasi pada beberapa barang. Ditemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas, namun setelah ditelaah, kenaikan tersebut masih berada dalam batas kewajaran dan sesuai dengan ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah. Temuan-temuan minor ini nantinya akan dibawa ke meja evaluasi lintas sektor untuk membedah mekanisme penjualan di lapangan serta memotong jalur distribusi yang dianggap terlalu panjang.

Menjamin Ketersediaan Pangan dan Mencegah Praktik Penimbunan

Berdasarkan data kolektif dari pemantauan tersebut, Satgas menyimpulkan bahwa stok pangan di Kota Jayapura berada dalam kondisi aman. Kepastian ketersediaan barang ini diharapkan mampu meredam kepanikan belanja (panic buying) di tengah masyarakat. Pengawasan terpadu ini juga berfungsi sebagai instrumen preventif Polri untuk memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan tidak sah.

Langkah preventif ini secara khusus menyasar praktik penimbunan barang dan spekulasi harga yang sering kali muncul menjelang hari raya. Polri berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran distribusi pangan agar masyarakat Papua dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau dan akses yang mudah.

Peran Aktif Masyarakat Melalui Hotline Satgas Saber

Keberhasilan menjaga stabilitas pangan tidak hanya bertumpu pada pundak aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari warga sebagai pengawas mandiri di lapangan. Guna memudahkan koordinasi, Satgas Saber mendorong masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk kejanggalan, baik berupa harga yang melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi) maupun adanya indikasi penyelewengan distribusi.

Masyarakat dapat menghubungi layanan pengaduan melalui hotline Satgas Saber di nomor 0821-9783-5546. Setiap laporan yang masuk dijanjikan akan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh petugas. Dengan adanya saluran komunikasi langsung ini, diharapkan ruang gerak para spekulan pangan dapat dipersempit, sehingga iklim perdagangan di Papua tetap sehat dan kondusif bagi semua pihak.

Komitmen Berkelanjutan Hingga Hari Raya Idulfitri

Kegiatan pemantauan harga ini dipastikan bukan merupakan aksi sesaat. Polri beserta instansi terkait akan terus melakukan monitoring secara berkala hingga perayaan Idulfitri usai. Pengawasan akan diperluas tidak hanya di ritel modern, tetapi juga ke pasar-pasar tradisional di seluruh pelosok Jayapura.

Tujuan akhirnya adalah satu: memastikan tidak ada satu pun warga Papua yang kesulitan mendapatkan bahan pangan bergizi dengan harga normal selama menjalani ibadah di bulan suci. Stabilitas pangan di Jayapura menjadi cerminan dari kehadiran negara dalam menjaga kesejahteraan rakyat, bahkan di wilayah paling timur nusantara sekalipun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index